Masuk

Loka Asbuton

Latar Belakang

  1. Asbuton merupakan salah satu kekayaan alam Indonesia yang harus dapat dimanfaatkan untuk kemakmuran bangsa;
  2. Deposit Asbuton sangat melimpah (663 juta ton) dengan kandungan bitumen sekitar 132 juta ton atau setara dengan kebutuhan aspal Indonesia selama lebih dari 100 tahun;
  3. Asbuton merupakan bahan lokal yang penggunaannya berdampak pada peningkatan kemandirian bangsa melalui swasembada aspal nasional, peningkatan lapangan kerja, peningkatan pendapatan pemerintah pusat dan daerah, serta hal lainnya.
  4. Teknologi perkerasan jalan Asbuton sudah cukup lengkap untuk berbagai kelas jalan (berat, sedang dan ringan);
  5. Namun Asbuton tidak persis sama dengan aspal minyak (mengandung mineral) sehingga teknologinya agak berbeda dengan teknologi perkerasan jalan aspal minyak;
  6. Pemerintah sangat mendorong penggunaan Asbuton namun sampai saat ini penggunaannya belum sesuai dengan yang diharapkan.  
  7. Permasalahannya:
    • Tidak konsistennya produk Asbuton;
    • Tidak terkuasainya teknologi Asbuton oleh stake holders;
    • Terkendalanya rantai pasok.
  8. Untuk meningkatkan peran pemerintah, khususnya agar produk Asbuton lebih terkontrol dan alih teknologi melalui layanan teknis lebih maksimal, maka Balitbang Kementrian PUPR telah mendirikan Loka Litbang Asbuton di Pasarwajo Kabupaten Buton sesuai Permen PUPR Nomor: 20/Prt/M/2016 Tentang Organisasi dan Tata Kerja Unit Pelaksana Teknis di Kementerian Pekerjaan Umum;
  9. Progres dari pelaksanaan Loka Litbang Asbuton ini adalah sebagaimana yang disampaikan pada laporan ini.