Puslitbang Jalan dan Jembatan
Jum'at, 10 Mei 2019  21:37:14

Soft Launching Eco JPO Gladhag Panti Husada Surakarta

Soft Launching Eco JPO Gladhag Panti Husada Surakarta

Soft Launching “Eco JPO Gladhag Panti Husada Surakarta” ditandai dengan pengguntingan pita oleh Walikota Surakarta F.X. Hadi Rudyatmo, Kepala Pusat Litbang Jalan dan Jembatan Ir. Deded. P. Sjamsudin, M.Eng.Sc dan Direktur RSUD dr. Moewardi Provinsi Jawa Tengah dr. Suharto Wijanarko, Sp.U.

“Eco JPO Gladhag Panti Husada Surakarta”, Eco JPO Pertama Hasil Litbang Pusjatan

Pusat Penelitian dan Pengembangan Jalan dan Jembatan (Pusjatan), Badan Litbang Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) telah mengembangkan berbagai inovasi teknologi infrastruktur. Kali ini, Pusjatan melakukan inovasi Teknologi Jembatan Penyeberangan Orang dengan Konsep Keberlanjutan. Teknologi ini dibangun untuk menjawab kebutuhan pengguna jalan yang akan menyeberang dengan tujuan untuk mencegah terjadinya konflik lalu lintas dan potensi kecelakaan. Pembangunan Eco JPO di Surakarta merupakan bagian dari pelaksanaan kerjasama antara Pusjatan dan Kota Surakarta dan merupakan bentuk peran serta Pusjatan untuk membangun Kota Surakarta.

 Pusjatan menginisiasi teknologi Eco JPO sejak tahun 2017, mulai dari identifikasi masalah, perumusan konsep, pemilihan lokasi dan desain jembatan. Teknologi Eco JPO ini berlokasi di Jl. Kolonel Sutarto (sebagian) dan lahan  RSUD dr. Moewardi Provinsi Jawa Tengah (sebagian). Soft Launching Eco JPO dilaksanakan pada tanggal 10 Mei 2019 sekaligus penyerahan pengelolaan dari Pusjatan kepada Pemerintah Kota Surakarta dan RSUD dr. Moewardi Provinsi Jawa Tengah. Eco JPO tersebut diberi nama “Eco JPO Gladhag Panti Husada Surakarta”. Gladhag memiliki makna jembatan (Bahasa Jawa) sedangkan Panti Husada memiliki makna tempat/rumah untuk kesembuhan.

 

Eco JPO mengusung konsep berkelanjutan yang mencakup aspek sosial, ekonomi dan lingkungan. Konsep keberlanjutan dari ketiga aspek tersebut terlihat dari desain yang menarik dengan memperhatikan kearifan lokal, fasilitas yang memperhatikan isu gender (perbedaan jenis kelamin, usia, dan penyandang disabilitas) serta penyediaan fasilitas untuk interaksi sosial. Nilai tambah Eco JPO lainnya diantaranya adalah ramah lingkungan (environmental friendly) berupa pemanfaatan air hujan yang disimpan pada ground water tank untuk menyiram tanaman, energi yang mandiri (energy self sufficient) dengan penggunaan solar panel untuk catu daya penerangan lampu pada bentang utama JPO, aman (safety) dengan menerapkan perangkat keamanan di area bentang utama dan area tangga serta lift, dan artistik (artistic) dengan penggunaan ornamen-ornamen wayang, ukiran batik dan aksen bangunan arsitektural yang mengusung budaya lokal.

 Eco JPO Gladhag Panti Husada Surakarta di depan RSUD dr. Moewardi Provinsi Jawa Tengah ini memiliki total panjang bentang 29 meter (bentang utama 18 meter dengan lebar 10 meter, clearance 5,1 meter). Data teknis lainnya yaitu fondasi bored pile (diameter 40 centimeter dan kedalaman ± 7 meter), balok rangka baja dengan plat beton, kolom rangka baja dengan jumlah 4 buah untuk bentang utama dan 3 buah untuk akses ramp. Untuk arsitektur, panjang total ramp 60 meter dengan kelandaian 6%, dan atap menggunakan penutup rangka pipa besi dan spandek. Selain itu Eco JPO dilengkapi dengan ubin pemandu, pagar pengaman, instalasi panel tenaga surya solarcell, charger station, taman, tempat duduk dan dilengkapi ornamen yang artistik.(Humas Pusjatan).


Bagikan: