Pusjatan melaksanakan kegiatan penelitian skala penuh penanganan longsoran lereng jalan pada material lempung serpih dengan teknologi mortar busa di Dusun Cikopeng, Desa Kedung Gede, Kabupaten Banyumas oleh tim Balai Litbang Geoteknik Jalan Pusjatan. Daerah longsoran yang ditangani seluas 100 m2.
Di daerah ini kerap terjadi longsoran badan jalan setiap tahun yang menyebabkan terjadinya penurunan tanah pada badan jalan. Dalam kegiatan penanganan longsoran lereng jalan terlebih dahulu dilakukan penyelidikan tanah detail untuk mendapatkan data stratifikasi atau pelapisan tanah dilapangan juga untuk mengetahui penyebab serta bidang gelincir longsoran lereng jalan. Dengan data tersebut dapat merencanakan penanganan dengan tepat.
Dengan teknologi mortar busa ini diharapkan bisa menangani longsoran lereng jalan pada area ruas jalan. Mortar busa akan di kombinasikan dengan kontruksi tiang bore pile untuk menahan beban longsoran lereng jalan. .
Penyelidikan tanah yang dilakukan diantaranya adalah pengujian geolistrik, pengujian sondir, pengujian pemboran mesin (uji SPT dan pengambilan sampel), pengukuran situasi dan pemasangan instrumen diantaranya inklinometer dan piezometer.
Selain pengujian di atas, dilakukan juga pengujian laboratorium tanah. Dari data yang didapatkan maka dilakukan analisis sebagai referensi desain penanganan.
Selasa 4 Juli 2018 tim Balai Litbang Geoteknik Jalan Pusjatan melakukan monitoring pembacaan alat Inklinometer yang telah dipasang di lokasi rawan longsor. Alat ini berfungsi untuk memonitoring pergerakan tanah yang terjadi dilapangan.
Diperkirakan penanganan longsoran ini akan selesai pada bulan November mendatang. (Humas Pusjatan/ Tim BGTJ)