Puslitbang Jalan dan Jembatan
Jum'at, 23 November 2018  10:01:30

Loka Litbang Asbuton Diharapkan Menjadi Garda Terdepan Mengawal dan Meningkatkan Penerapan Teknologi Pemanfaatan Asbuton

Loka Litbang Asbuton Diharapkan Menjadi Garda Terdepan Mengawal dan Meningkatkan Penerapan Teknologi Pemanfaatan Asbuton

Kepala Badan Litbang didampingi Kepala Pusjatan dan pejabat lainnya dalam kunjungannya ke Loka Litbang Asbuton

Aspal alam di Pulau Buton, yang disebut Asbuton, memiliki deposit terbesar di dunia.  Untuk meningkatkan penggunaan Asbuton sebagai bahan perkerasan jalan pengganti aspal, pemerintah melalui Kementrian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, pada tahun 2016 telah mendirikan Loka Litbang Asbuton yang berada di bawah Pusjatan sesuai “Permen PUPR Nomor: 20/PRT/M/2016 tentang Organisasi dan Tata Kerja Unit Pelaksana Teknis di Kementerian PUPR”.

Loka Penelitian dan Pengembangan Asbuton mempunyai tugas melakukan penelitian dan pengembangan, pengujian, diseminasi serta melakukan sertifikasi produk dan teknologi Asbuton.

Kepala Badan Litbang "Lukman Hakim" yang didampingi Kepala Pusjatan "Deded P. Sjamsudin" dan pejabat lainnya, dalam kunjungannya ke Loka Litbang  Asbuton di Kabupaten Buton Sulawesi Tenggara (15/11) menyampaikan bahwa Loka Litbang Asbuton diharapkan dapat menjadi garda terdepan mengawal dan meningkatkan penerapan teknologi pemanfaatan Asbuton di bidang perkerasan jalan hasil litbang Pusjatan.

Selain kunjungan ke Loka Asbuton, pada rangkaian acara tersebut Kepala Balitbang juga melakukan kunjungan ke lokasi produksi CPHMA  (Cold Paving Hot Mix Asbuton) PT. Cahaya Alam Lestari.

CPHMA adalah campuran beraspal Asbuton untuk perkerasan jalan, yang dicampur di pabrik secara panas, kemudian setelah dingin dikemas dalam kantong dan dipasarkan dalam keadaan siap dihampar dan dipadatkan tanpa perlu pemanasan lagi.

Rombongan juga berkesempatan melakukan tinjauan ke PT. Wika Bitumen yang memproduksi asbuton murni dan asbuton butir jenis B 5/20. Asbuton murni adalah asbuton yg sudah di ekstraksi sehingga memiliki sifat dan kemurnian yang setara dengan aspal minyak.

Tinjauan dilanjutkan ke lokasi tambang Asbuton di Kabungka. Asbuton dari tambang ini mengandungan  bitumen yang keras sehingga digunakan sebagai bahan dasar pemvuatan Asbuton butir  B 5/20.

Tinjauan berikutnya ke PT. Putindo Bintech yang memproduksi Asbuton butir B 5/20 dan B 50/30, serta diakhiri dengan kunjungan ke lokasi tambang Asbuton di Lawele. Asbuton dari tambang ini mengandung bitumen yang lunak dan digunakan sebagai bahan membuat Asbuton butir B 50/30. (Humas Pusjatan/ BLPJ)


Bagikan: